text

ARTIKEL / JURNAL

Kumpulan publikasi ilmiah yang memuat hasil penelitian, kajian, analisis, dan pengembangan ilmu pengetahuan dari berbagai bidang akademik. šŸ† Jurnal SINTA Kumpulan jurnal ilmiah nasional yang terindeks atau terakreditasi dalam Science and Technology Index (SINTA), sebagai salah satu rujukan publikasi ilmiah di Indonesia. šŸŒŽ Jurnal Scopus Kumpulan publikasi ilmiah yang terindeks dalam Scopus, salah satu basis data abstrak dan sitasi internasional yang banyak digunakan untuk penelusuran literatur akademik. šŸ‡®šŸ‡© Jurnal Nasional Kumpulan jurnal dan artikel ilmiah yang diterbitkan oleh institusi, perguruan tinggi, lembaga penelitian, atau penerbit ilmiah di Indonesia. 🌐 Jurnal Internasional Kumpulan jurnal dan publikasi ilmiah yang memiliki cakupan pembaca, penulis, atau penerbitan pada tingkat internasional dari berbagai negara dan bidang keilmuan. Catatan: Untuk portal, sebaiknya status SINTA, Scopus, nasional, atau internasional diverifikasi berdasarkan sumber resmi jurnal sebelum ditampilkan sebagai label.

sangkaryailmiah.id

7/29/202621 min read

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENGARUH KEBIASAAN BERPIKIR DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ILMU PENGETAHUAN ALAM (Survei pada SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan) | Penulis Inda Efriani, S.Pd.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman peserta didik tentang pendidikan lingkungan dan nilai-nilai sosial, menganalisis integrasinya dalam pembelajaran IPS, serta mengkaji kontribusinya terhadap kemandirian belajar peserta didik di MTs Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif analitis pada MTs Ma'had Al-Zaytun dan MTs Nurul Hikmah Haurgeulis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kepala madrasah, guru IPS, peserta didik kelas VII, serta informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan interpretasi naratif, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang baik tentang pendidikan lingkungan dan nilai-nilai sosial. Integrasi keduanya dilakukan melalui pembelajaran kontekstual, diskusi, proyek, pengamatan lingkungan, LKPD, poster, mading, infografis, maket, presentasi, dan refleksi. Integrasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian belajar yang ditunjukkan melalui tanggung jawab, inisiatif, keberanian berpendapat, partisipasi aktif, dan usaha belajar mandiri. Namun, perencanaan belajar, pengelolaan waktu, dan refleksi diri masih perlu diperkuat.

PENGARUH PERSEPSI ATAS MEDIA PEMBELAJARAN DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ILMU PENGETAHUAN SOSIAL ( Survei pada SMPIT Di Bogor) | Penulis Mila Karmila S.IKom, S.Pd, M.Pd.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui : 1) Pengaruh persepsi atas media pembelajaran dan literasi digital secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMPIT Swasta di Bogor. 2) Pengaruh persepsi atas media pembelajaran dan literasi digital terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMPIT Swasta di Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik kolerasional regresi liniter berganda dengan jumlah sampel 84 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terhadap pengaruh yang signifikan perpepsi atas media pembelajaran dan literasi digital secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMPIT Swasta di Bogor. Hala ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig.=0,911< 0,05 dan F hitung = 0,094) Terhadap pengaruh yang signifikan perpepsi atas media pembelajaran terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMPIT di Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig.= 0,668 < 0,005 dan thitung = 0,430 Terhadap pengaruh yang signifikan literasi digital terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMPIT Swasta di Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig.=0,976 < 0,005 dan thitung = 0,031.

INTEGRASI PENDIDIKAN LINGKUNGAN DAN NILAI-NILAI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL ( Studi pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Indramayu) | Penulis Emi Tri Rahayu S.Pd.

Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh langsung kebiasaan berpikir terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan, (2) Pengaruh langsung sikap ilmiah terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan, (3) Pengaruh langsung kebiasaan berpikir terhadap sikap ilmiah siswa SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan, (4) Pengaruh tidak langsung kebiasaan berpikir melalui sikap ilmiah terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 siswa diambil secara sampling . Model statistik yang di gunakan adalah analisis jalur, hasil penelitian menunjukan dalam penelitian ini : 1) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan kebiasaan berpikir terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 9,468. 2) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan sikap ilmiah terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 5,212. 3) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan kebiasaan berpikir terhadap sikap ilmiah siswa SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,864. 4) Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan kebiasaan berpikir melalui sikap ilmiah terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 1,964 > ttabel = 1,663.

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENGARUH PERSEPSI ATAS MEDIA PEMBELAJARAN DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP INOVASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (Survei pada Madrasah Tsanawiyah di Indramayu) | Penulis Manroni, S.E.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran sosiologi berbasis life skill dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri Kabupten Bogor, yang berfokus di SMAN 1 Rancabungur dan SMAN 1 Megamendung, menganalisis pemahaman dan respons peserta didik dalam pembelajaran berbasis life skill, serta mengetahui hasil penerapannya terkait kesiapan peserta didik menghadapi kehidupan nyata dan pengembangan diri secara mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru sosiologi, peserta didik, wakil kepala sekolah, dan pengelola program life skill. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil. Implementasi pembelajaran sosiologi telah mengarah pada pengembangan keterampilan hidup melalui metode pembelajaran aktif dan kontekstual, meskipun belum sepenuhnya terintegrasi secara sistematis dengan program life skill sekolah. Penerapan life skill dalam pembelajaran memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, serta kemandirian peserta didik dalam menghadapi kehidupan nyata. Pembelajaran sosiologi berbasis life skill dalam Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, meskipun masih terdapat kendala dalam implementasinya.

MINAT DAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL ( Survei pada SMPN Kota Bekasi) | Penulis YULIATI, S.Pd.SD.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh minat belajar dan kedisiplinan belajar siswa terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP Negeri di Kota Bekasi. Prestasi belajar merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pendidikan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam diri siswa maupun dari lingkungan belajar. Minat belajar dan kedisiplinan belajar merupakan faktor internal yang diduga memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri di Kota Bekasi, sedangkan sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket untuk mengukur minat belajar dan kedisiplinan belajar, serta dokumentasi nilai IPS untuk mengukur prestasi belajar siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) minat belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar IPS siswa; (2) kedisiplinan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar IPS siswa; dan (3) minat belajar dan kedisiplinan belajar secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar IPS siswa. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi minat belajar dan semakin baik kedisiplinan belajar yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar IPS yang dicapai. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa upaya peningkatan prestasi belajar IPS dapat dilakukan melalui pengembangan minat belajar siswa serta pembinaan kedisiplinan belajar secara berkelanjutan baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, guru, sekolah, dan orang tua perlu bekerja sama dalam menciptakan kondisi belajar yang mampu mendorong tumbuhnya minat dan kedisiplinan belajar siswa.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DALAM KURIKULUM MERDEKA BERBASIS LIFE SKILL DI SMA NEGERI KABUPATEN BOGOR | Penulis Eliza Meliana, M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi atas media pembelajaran dan kreativitas belajar terhadap inovasi Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah siswa Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Indramayu dengan sampel sebanyak 83 siswa yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan dianalisis dengan statistik deskriptif serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi atas media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi Ilmu Pengetahuan Sosial. Kreativitas belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi Ilmu Pengetahuan Sosial. Selain itu, persepsi atas media pembelajaran dan kreativitas belajar secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi Ilmu Pengetahuan Sosial. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,412 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 41,2% terhadap inovasi Ilmu Pengetahuan Sosial, sedangkan sisanya sebesar 58,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran yang efektif serta pengembangan kreativitas belajar siswa dapat meningkatkan inovasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENGARUH PESEPSI ATAS MEDIA PEMBELAJARAN DAN MINAT TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL | Penulis MUHAMAD, S.Pd., M.Pd.

Artikel ini akan mengulas secara komprehensif apakah sekolah dasar memerlukan guru khusus Bimbingan Konseling, dengan meninjau aspek perkembangan anak, kondisi nyata di sekolah, peran guru kelas, manfaat keberadaan guru Bimbingan Konseling, tantangan implementasi, hingga rekomendasi kebijakan pendidikan ke depan.

PENGARUH PERSEPSI ATAS MODEL PEMBELAJARAN DAN SIKAP TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (SURVEI PADA SMP NEGERI DI KABUPATEN BEKASI) | Penulis Ida Prihantini, M.Pd.

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui (1) pengaruh persepsi atas model pembelajaran dan sikap secara bersama-sama terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), (2) pengaruh persepsi atas model pembelajaran terhadap prestasi belajar IPS, dan (3) pengaruh sikap terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP Negeri di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 2 Babelan dan SMP Negeri 3 Babelan Kabupaten Bekasi. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Data penelitian diperoleh melalui angket untuk variabel persepsi atas model pembelajaran dan sikap, serta tes prestasi belajar IPS untuk variabel prestasi belajar. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan antara persepsi atas model pembelajaran dan sikap terhadap prestasi belajar IPS dengan nilai Fhitung sebesar 50,958 dan signifikansi 0,000 < 0,05; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan persepsi atas model pembelajaran terhadap prestasi belajar IPS dengan nilai thitung sebesar 5,892 dan signifikansi 0,001 < 0,05; serta (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan sikap terhadap prestasi belajar IPS dengan nilai thitung sebesar 5,534 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,542 menunjukkan bahwa 54,2% variasi prestasi belajar IPS dapat dijelaskan oleh persepsi atas model pembelajaran dan sikap, sedangkan sisanya sebesar 45,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap model pembelajaran dan sikap merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap peningkatan prestasi belajar IPS.

Perlukah Guru Khusus Bimbingan Konseling untuk Sekolah Dasar? | Penulis Joko Awal Suroto, M.Pd., M.Ht.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh persepsi siswa terhadap media pembelajaran dan minat belajar mereka terhadap prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa MTS swasta di Kabupaten Bogor. Fokus penelitian mencakup tiga aspek, yaitu pengaruh gabungan persepsi media pembelajaran dan minat belajar terhadap prestasi, pengaruh persepsi media pembelajaran secara mandiri, serta pengaruh minat belajar secara mandiri. Populasi penelitain melibatkan 715 siswa dari MTs Nurul Qur’an, MTs Al Manar, dan MTs Al Idrus Kabupaten Bogor. Dari populasi tersebut, dipilih 80 sisws sebagai sampel secara acak. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap media pembelajaran dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap media pembelajaran dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap presatsi belajar IPS, dengan nilai Sig. 0.000 , 0.05 dan Fhitung = 36. 081. Kontribusi kedua variabel terhadap prestasi tercermin dari koefisien determinasi sebesar 48,4%, sedangkan sisanya 51,6 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Secara terpisah, persepsi terhadap media pembelajaran terbukti berpengaruh signifikan terhadap prestasi IPS (Sig. = 0.000 , 0.05; thitung = 3.863). Demikian pula minat belajar juga memberikan pengaruh signifikan, dengan nilai Sig. = 0.000 , 0.05 dan thitung = 4.256.

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENGARUH KETEKUNAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ILMU PENGETAHUAN ALAM (Survei pada SMP Negeri di Kabupaten Bogor) | Penulis INTA JUKANTI SARI, S.Pd., M.Pd.

Tujuan penelitian untuk membuktikan: 1) Pengaruh persepsi atas kompetensi pedagogik guru dan kedisiplinan siswa secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep ilmu pengetahuan sosial siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. 2) Pengaruh persepsi atas kompetensi pedagogik guru terhadap pemahaman konsep ilmu pengetahuan sosial siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. 3) Pengaruh kedisiplinan siswa terhadap pemahaman konsep ilmu pengetahuan sosial siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan korelasional statistika regresi llinier berganda dengan sampel berjumlah 87 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas kompetensi pedagogik guru dan kedisiplinan siswa secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 24,058. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas kompetensi pedagogik guru terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,003 < 0,05 dan thitung = 3,086. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kedisiplinan siswa terhadap pemahaman konsep IPS siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Hal ini dibuktikan dengan perolehasn nilai Sig = 0,004 < 0,05 dan thitung = 2,922.

PENGARUH KECERDASAN SOSIAL DAN EFIKASI DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (Survei pada SMP Negeri di Kota Bekasi) | Penulis Dinar Triastuti, M.Pd.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan sosial dan efikasi diri terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP Negeri di Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis korelasi dan regresi. Data variabel kecerdasan sosial dan efikasi diri diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data prestasi belajar diperoleh melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan sosial dan efikasi diri terhadap prestasi belajar siswa, dengan indikasi nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung = 69,479; (2). Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan sosial terhadap terhadap prestasi belajar siswa, dengan indikasi nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan nilai thitung = 4,497; (3) Terdapat pengaruh yang signifikan efikasi diri terhadap terhadap prestasi belajar siswa, dengan indikasi nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan nilai thitung = 5,500. Dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan sosial dan efikasi diri terhadap prestasi belajar siswa sekolah menengah pertama negeri di Kota Bekasi.

PENGARUH PERSEPSI ATAS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DAN KEDISIPLINAN SISWA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ILMU PENGETAHUAN SOSIAL | Penulis IYOS ROSIDAH, M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh ketekunan belajar terhadap pemahaman konsep IPA; (2) pengaruh kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep IPA; (3) Pengaruh ketekunan dan kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep IPA. Populasi dalam penelitan ini sebanyak 533 siswa, dari populasi ini diperoleh sampel sebanyak 84 responden. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah Probability sampling dengan teknik penentuan sampel Proporsional Cluster Random. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan angket dan soal uraian yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitasnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi. Analisis data menggunakan teknik korelasi dan regresi linear berganda. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret sampai Juli 2026. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat pengaruh yang signifikan ketekunan dan kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep IPA yang dibuktikan dengan nilai Sig. 0.000 < 0,05 dan Fh = 71.075. 2) terdapat pengaruh yang signifikan ketekunan belajar terhadap pemahaman konsep IPA yang dibuktikan dengan nilai Sig. 0.000 < 0.05 dengan thitung 2,875. 3) terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep IPA yang dibuktikan dengan nilai Sig. 0.000 < 0.05 dengan thitung 2,270.

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENGARUH KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PENGUASAAN KONSEP EKONOMI | Penulis Agus Mulyana, M.Pd.

Penelitian ini merupakan survei dan bertujuan untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh kecerdasan intrapersonal dan kemandirian belajar secara bersama-sama/parsial terhadap penguasaan konsep ekonomi. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah siswa kelas X pada SMA Negeri di Kabupaten Bekasi. Sampel penelitian diperoleh melalui metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes obyektif, tes preferensial dan kuesioner untuk ketiga variabel. Data yang terkumpul selanjutnya menggunakan teknik korelasi dan regresi linier berganda. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan analisis statistik deskriptif dan uji persyaratan data sebelum uji regresi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan intrapersonal dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap penguasaan konsep ekonomi siswa SMA Negeri di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 67,202; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan intrapersonal terhadap penguasaan konsep ekonomi siswa SMA Negeri di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan thitung = 4,780; 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kemandirian belajar terhadap penguasaan konsep ekonomi siswa SMA Negeri di Kabupaten Bekasi. Hal tersebut dibuktikan dengan Sig.= 0,000 < 0,05 dan thitung = 6,612. Hal ini berarti bahwa untuk meningkatkan penguasaan konsep ekonomi siswa, guru perlu mengasah kecerdasan intrapersonal dan kemandirian belajar siswa.

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS (SURVEI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KABUPATEN CIANJUR) | Penulis Dicky Kurnia, M.Pd.

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Namun, masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika non-rutin yang membutuhkan pemahaman konsep dan kemampuan penalaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kognitif, tetapi juga faktor non-kognitif seperti kecerdasan emosional dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri di Kabupaten Cianjur dengan sampel sebanyak 84 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kecerdasan emosional, angket kemandirian belajar, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan kemandirian belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 71,8%. Secara parsial, kecerdasan emosional berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,003, sedangkan kemandirian belajar berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecerdasan emosional dan kemandirian belajar dapat mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

PENGARUH PERSEPSI ATAS MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI (SURVEI PADA SMP NEGERI DI KABUPATEN BOGOR) | Panulis Lilis Kurniasih, S.Pd, M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak dari persepsi siswa mengenai media pembelajaran interaktif serta tingkat penguasaan kosakata terhadap kecakapan bersastra, khususnya dalam menulis puisi bagi peserta didik kelas VIII pada SMP Negeri di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Kajian ini dirancang lewat pendekatan kuantitatif korelasional, di mana sampel yang dilibatkan berjumlah 86 siswa berdasarkan teknik purposive sampling. Proses penggalian datanya sendiri memanfaatkan instrumen angket berskala Likert guna mengukur variabel persepsi, disandingkan dengan instrumen tes untuk menilai kompetensi kosakata serta keterampilan menulis puisi. Aplikasi SPSS digunakan untuk mengolah data secara statistik deskriptif maupun regresi linear berganda. Berdasarkan temuan di lapangan, diketahui bahwa kombinasi kedua variabel tersebut secara bersama-sama memberikan dampak yang nyata pada kemahiran menulis puisi siswa (F=16,632; p<0,05). Secara terpisah (parsial), tiap-tiap variabel independen ini juga memberikan kontribusi positif yang meyakinkan, dengan daya eksplanasi total sebesar 28,6%, variasi keterampilan menulis puisi siswa. Temuan ini menekankan pentingnya media pembelajaran interaktif dan penguasaan kosakata dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi serta memberikan arahan praktis bagi strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI PEMBAGIAN BILANGAN DUA ANGKA MELALUI PENDEKATAN EXPERIENTAL LEARNING DENGAN ALAT PERAGA SEDERHANA KELAS 4 SD | Penulis Eva Purwanti, S. Pd.

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan pemahaman materi pelajaran matematika pembagian bilangan dua angka pada siswa kelas IV SDN Klampok 02 dengan menggunakan pendekatan experiental learning sumber data peneliti adalah Siswa Kelas IV SDN Klampok 02 Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes dengan jumlah siswa sebanyak 31 siswa. Waktu penelitian dilakukan pada semester 2 tahun pelajaran 2022/2023.penelitian dilakukan selama dua siklus. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari hasil tes formatif pada setiap siklus. Sedangkan data kualitatif berupa hasil observasi setiap siklus pelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikonsultasikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui hasil belajar siswa dibantu dengan alat peraga berupa permen. Hasil belajar siswa pada prasiklus hanya 5 siswa (25%) yang mendapat nilai di atas KKM. Pada siklus 1 meningkat menjadi 25 siswa (60%). Pada siklus II meningkat menjadi 28 siswa (90%). Kesimpulan dari penelitian perbaikan pembelajaran menggunakan pendekatan experiental learning dapat meningkatkan pemahaman materi pembagian bilangan dua angka pada Siswa Kelas IV SDN Klampok 02.

PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS MEDIA PEMBELAJARAN DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (SURVEI PADA SMP NEGERI DI KABUPATEN TANGERANG) | Penulis Melisa, S.E., M.Pd.

Tujuan Penelitian untuk mengetahui: 1. Pengaruh persepsi siswa atas media pembelajaran dan literasi digital secara bersama-sama berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPS siswa di SMP Negeri Kabupaten Tangerang. 2. Pengaruh persepsi siswa atas media pembelajaran terhadap pemahaman konsep IPS siswa di SMP Negeri Kabupaten Tangerang. 3. Pengaruh literasi digital terhadap pemahaman konsep IPS siswa di SMP Negeri Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan korelasional statistika regresi linier berganda dengan jumlah sampel 88. Hasil Penelitian: 1. Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas media pembelajaran dan literasi digital secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep ilmu pengetahuan social siswa SMP Negeri di Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai sig 0,001 < 0,05 dan Fhitung = 28,607. 2. Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa atas media pembelajaran terhadap pemahaman konsep ilmu pengetahuan social siswa SMP Negeri 1 Mauk di Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai sig 0,001 < 0,05 dan thitung = 3,984. 3. Terdapat pengaruh yang signifikan literasi digital terhadap pemahaman konsep ilmu pengetahuan social siswa SMP Negeri di Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig 0,005 < 0,05 dan thitung = 2,867.

PENGARUH PERSEPSI ATAS MEDIA SOSIAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP GEOGRAFI (SURVEI PADA SMA SWASTA DI KOTA TANGERANG) | Penulis Fera Ferdianty, S.E., M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi atas media sosial dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep Geografi pada siswa SMA swasta di Kota Tangerang, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa SMA swasta di Kota Tangerang, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik sampling yang sesuai dengan karakteristik penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket untuk mengukur persepsi atas media sosial dan motivasi belajar, serta tes untuk mengukur pemahaman konsep Geografi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda setelah memenuhi uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi atas media sosial dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep Geografi pada siswa SMA swasta di Kota Tangerang yang dibuktikan dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan hasil nilai Fhitung 16,659. 2) Persepsi atas media sosial memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep Geografi pada siswa SMA swasta Kota Tangerang yang dibuktikan dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan thitung 4,339. 3) Motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep Geografi pada siswa SMA swasta Kota Tangerang yang dibuktikan dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan thitung 3,065. Dengan demikian, semakin positif persepsi siswa terhadap pemanfaatan media sosial sebagai sumber belajar dan semakin tinggi motivasi belajar yang dimiliki, maka semakin baik pula pemahaman konsep Geografi siswa.

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENGARUH PERSEPSI ATAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS (Survei pada SMP Negeri di Kabupaten Bogor) | Penulis Muslihat, M.Pd.

Tujuan penelitian untuk: 1) Mengetahui pengaruh persepsi atas kepemimpinan kepala sekolah dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis;2) Mengetahui pengaruh persepsi atas kepemimpinan kepala sekolah terhadap kemampuan berpikir kritis;3 Mengetahui pengaruh persepsi atas iklim sekolah terhadap kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri di Kabupaten Bogor dengan sampel penelitian sebanyak 84 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket untuk variabel persepsi atas kepemimpinan kepala sekolah (X₁) dan persepsi atas iklim sekolah (Xā‚‚), serta tes kemampuan berpikir kritis untuk variabel kemampuan berpikir kritis (Y). Analisis data menggunakan regresi linear ganda yang didahului dengan uji persyaratan analisis meliputi uji normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi atas kepemimpinan kepala sekolah dan persepsi atas iklim sekolah secara bersama-sama terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, yang ditunjukkan oleh nilai Fhitung = 52,778 dengan signifikansi 0,000 < 0,05; (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi atas kepemimpinan kepala sekolah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai thitung = 6,851 dan signifikansi 0,000 < 0,05; dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi atas iklim sekolah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai thitung = 3,864 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan Ŷ = -4,350 + 0,161X₁ + 0,088Xā‚‚ dengan koefisien korelasi ganda sebesar R = 0,752 yang menunjukkan hubungan kuat antara kedua variabel bebas dengan kemampuan berpikir kritis siswa.

PENGARUH PERSEPSI ATAS MEDIA PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SOSIOLOGI | Penulis Fitria Ulfah, S.Hum, M.Pd.

Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Pengaruh persepsi atas media pemabelajaran dan kemampuan berpikir kritis secara bersama sama terhadap pemahaman konsep Sosiologi siswa SMA Swasta di Jakarta Selatan. 2) Pengaruh persepsi atas media pemabelajaran terhadap pemahaman konsep Sosiologi siswa SMA Swasta di Jakarta Selatan. 3) Pengaruh kemampuan berpikir kritis Terhadap pemahaman konsep Sosiologi siswa SMA Swasta di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan korelasional statistika regresi linier berganda dengan sampel berjumlah 84 siswa. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas media pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep sosiologi siswa SMA Swasta di Jakarta Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 32,266. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas media pembelajaran terhadap pemahaman konsep sosiologi siswa SMA Swasta di Jakarta Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,004 < 0,05 dan thitung = 2,925. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap pemahaman konsep sosiologi siswa SMA Swasta di Jakarta Selatan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 6,763.

PENGARUH PERSEPSI ATAS MODEL PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI (Survei pada SMP Negeri di Jakarta Selatan) | Penulis Siti Nur Faridah, M.Pd.

Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1) Pengaruh persepsi atas model Pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis secara bersama-sama terhadap keterampilan membaca puisi. 2) Pengaruh persepsi atas model Pembelajaran terhadap keterampilan membaca puisi. 3) Pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap keterampilan membaca puisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan korelasional statistika regresi linier berganda dengan sampel berjumlah 84 siswa. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis secara bersama-sama terhadap keterampilan membaca puisi siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 20,209. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas model pembelajaran terhadap keterampilan membaca puisi siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,015 < 0,05 dan thitung = 2,483. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan berpikir kritis terhadap keterampilan membaca puisi siswa SMP Negeri di Kabupaten Karawang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 3,838.

Sangkaryailmiah.id - ARTIKEL / JURNAL

please read your articel or journal below

PENGARUH PERSEPSI ATAS MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DAN EFIKASI DIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SOSIOLOGI SISWA MADRASAH ALIYAH SWASTA DI JAKARTA BARAT | Penulis JAHIDIN, SH. M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi atas media pembelajaran digital dan efikasi diri terhadap pemahaman konsep Sosiologi siswa Madrasah Aliyah Swasta di Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis korelasi dan regresi. Data variabel persepsi atas media pembelajaran digital dan efikasi diri diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data pemahaman konsep Sosiologi diperoleh melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas media pembelajaran digital dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep Sosiologi siswa, dengan indikasi nilai Sig. = 0,001 < 0,05 dan nilai Fhitung = 30,063; (2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas media pembelajaran digital terhadap pemahaman konsep Sosiologi siswa, dengan indikasi nilai Sig. = 0,225 > 0,05 dan nilai thitung = 1,221; (3) Terdapat pengaruh yang signifikan efikasi diri terhadap pemahaman konsep Sosiologi siswa, dengan indikasi nilai Sig. = 0,001 < 0,05 dan nilai thitung = 3,673. Dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa persepsi atas media pembelajaran digital dan efikasi diri secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep Sosiologi, namun secara parsial hanya efikasi diri yang berpengaruh signifikan.

PENGARUH PERSEPSI ATAS PENGAWASAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA GURU ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (Survei pada Guru Sekolah Menengah Pertama Swasta di Kota Depok) | Penulis Ni Kadek Arik Dwi Agustin, S.Pd., M.Pd.

Tujuan penelitian untuk: Mendeskripsikan persepsi guru di SMP Swasta Kota Depok terhadap Pengawasan dan penghargaan. Penelitian ini menganalisis hubungan satu variabel terhadap variabel lain. Variabel yang diuji terdiri dari 3 variabel yaitu persepsi atas pengawasan, persepsi atas penghargaan dan Kinerja Guru. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Mengetahui pengaruh pengawasan dan penghargaan secara bersama-sama terhadap kinerja Guru SMP Swasta Kota Depok. 2) Mengetahui pengaruh persepsi pengawasan terhadap kinerja Guru di SMP Swasta Kota Depok. 3) Mengetahui pengaruh persepsi penghargaan terhadap kinerja Guru di SMP Swasta Kota Depok. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan pengawasan dan penghargaan secara bersama-sama terhadap kinerja guru IPS SMP Swasta di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 31,344; 2) Terdapat pengaruh yang signifikan pengawasan terhadap kinerja guru IPS SMP Swasta di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 6,574; dan 3) Terdapat pengaruh yang signifikan penghargaan terhadap kinerja guru IPS SMP Swasta di Kota Depok. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig = 0,004 < 0,05 dan thitung = 3,003.

PENGARUH PERSEPSI ATAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN SISWA MADRASAH ALIYAH SWASTA DI JAKARTA BARAT | Penulis HASANUDIN, S.Ag., M.Pd.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi atas model pembelajaran kooperatif dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa Madrasah Aliyah Swasta di Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis korelasi dan regresi. Data variabel persepsi atas model pembelajaran kooperatif dan motivasi belajar diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data pemahaman konsep Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan diperoleh melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas model pembelajaran kooperatif dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap pemahaman konsep Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa, dengan indikasi nilai Sig. = 0,001 < 0,05 dan nilai Fhitung = 43,218; (2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas model pembelajaran kooperatif terhadap pemahaman konsep Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa, dengan indikasi nilai Sig. = 0,186 > 0,05 dan nilai thitung = 1,333; (3) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa, dengan indikasi nilai Sig. = < 0,001 < 0,05 dan nilai thitung = 4,908. Dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa persepsi atas model pembelajaran kooperatif dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, namun secara parsial hanya motivasi belajar yang berpengaruh signifikan.